Pelatihan Quantum Ikhlas

Mengikuti pelatihan ini, jujur saja beberapa kali hati nurani saya memberontak dan menjerit tidak terima. Bagaimana tidak, disini kan tempatnya melatih otak kanan yang holistik, intuitif, dan mengawang2 penuh keabstrakan. Dan walaupun sudah diperingatkan..

“Nanti mendengar suara kodok jangan malah dipikirin, ini kodok jenis apa ya? Yang hijau atau yang hitam ya?” (maksudnya mungkin Rana atau Bufo — tuh kan frik)

..tetap saja loh ada pikiran2 atau ide2 atau pertanyaan2 bodoh melintas setiap waktu. Untung akhirnya sampai juga di fase trance (kalau meminjam istilah Oom Coelho di buku2nya) yang sangat out of this world.

Tapi memang benar, everything with the greatest powers are invisible: emosi, amarah, kebencian, cinta, iri hati, dendam, rasa rindu, magnet, listrik, memori, suara, aroma, sinyal, WIFI, dan bahkan angin saja tak kasat mata. Jadi masuk akal juga kalau untuk “menarik” apa yang kita inginkan, juga bisa dilakukan dengan pikiran dan perasaan, yang berupa gelombang elektromagnetik tak kasat mata itu. Bingung? Baca buku Fisika untuk SMP dulu deh sana..

Mungkin banyak yang lebih kompeten dalam membahas ilmu ini. Saya sempat menulis jugaΒ disini walau mungkin terlalu singkat padat dan kurang jelas. Yang pasti, setelah selesai “bermeditasi sambil berafirmasi dan berpasrah diri” di pelatihan itu, malamnya saya mendapat berita saya lulus tes praseleksi S2. Sebenarnya saya tidak berharap apa2 mengingat saingannya lebih banyak generasi di atas saya, dengan latar belakang pendidikan yang membuat saya mengkeret di pojokan ruangan. Saat itu saya cuma berprinsip, “Kalo gw lulus tes ini, artinya ini petunjuk kalo emang disini gw bakal menempuh gelar Master gw.”

And God answered immediately, in a clear-cut language. Hebat ya?

Mungkin yang ditekankan (tapi tidak disebutkan) adalah “the power of suggestion“. Kalau kita percaya laki2 itu semuanya sampah masyarakat, maka yang akan terus kita temui ya laki2 sampah masyarakat. Kalau kita percaya hidup ini ga perlu susah untuk bisa bahagia, ya maka kita akan berbahagia tanpa perlu banyak susah2. Kira2 gitu sih, dan sekiranya semua orang sebenarnya sudah tahu dan mengerti. Disini tempat untuk melatih dan mengingatkan diri, supaya mengendalikan sugesti2 yang kita lakukan setiap hari bahkan tanpa kita sadari.

Dan menurut saya bagian yang paling gila adalah kita bisa “mengendalikan” panjang-pendeknya jari kita, hanya melalui sugesti gelombang alpha! hihi.. seru banget. Kalo sugestiin bagian2 tubuh tertentu juga bisa membesar atau memanjang, mungkin gak ya benar2 kejadian? πŸ˜† Cobain yuk!

8 thoughts on “Pelatihan Quantum Ikhlas

  1. intinya menarik pikiran-pikiran positip dijiwa kita ya ?
    Selamat atas lulus tes S2nya .
    eh..saya tertarik mencoba yang diparagrap terakhir itu..gimana caranya? πŸ™‚

  2. iya…makasih ya pak…
    caranya yakini saja dengan sepenuh jiwa bahwa pasti akan membesar atau memanjang πŸ˜€ ini lagi ngomongin apa ya tapi

  3. trim’s saya dapat masukan lagi, tapi memang benar saya juga udah mendapatkan sebagian yang yang saya ingin hanya dengan mengikhlaskan atau menerima dengan legowo apaun yang sudah dan akan terjadi pada keuangan saya. rupanya tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. bahasa kerennya “kun fayakun”

  4. kayakya aku yg ketinggalan kereta yg lain dah dapet manfaat dari buku tersebut sy malah baru tau infomasi skrg,,,,,………sayang bukunya gak bisa free download .

  5. Buku Quantum Ikhlas benar benar luar biasa…
    mudah dipraktekkan, beda dg buku2 motivasi lain. membingungkan… karena belum mengena dan masih ada ganjalan di hati…
    Quantum Ikhlas luar biasa…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s