TOEFL & (lagi2) seksisme

Contoh soal:

It is imperative that a graduate student maintains a grade point average OF “B” in his major field.

Pertanyaan: kata tergarisbawahi yang manakah yang tidak sesuai dengan aturan penulisan bahasa Inggris?

Kalau anda menjawab “maintains”… SELAMAT! Pengetahuan struktur kalimat bahasa Inggris anda sangat baik!

Kalau anda menjawab “his”… SELAMAT! berarti anda berpikiran feminis seperti saya!

Kenapa ya, setiap ada kalimat yang menyebutkan “seseorang”, pronoun-nya pasti “his”. Kenapa bukan “her”? Kenapa bukan sesuatu yang netral tanpa merujuk ke salah satu gender?

Bahkan Tuhan pun disebut dengan “Him” dalam bahasa Inggris. Terjemahan Al-Quran ke dalam bahasa Inggris juga demikian. Padahal bukannya disebutkan bahwa Allah SWT bukan laki2 maupun perempuan ya?

Kenapa oh kenapa?

8 thoughts on “TOEFL & (lagi2) seksisme

  1. duh kalo nggak ada penjelasan di bawah itu saya mungkin nggak tau dimana letak salahnya vint. πŸ˜€
    tapi setelah baca penjelasan lo itu saya malah ngerasa tulisan ini maksudnya adalah suatu lelucon. karna saya bener2 ketawa membacanya. tapi anehnya knapa nggak ada tanda2 ini lucu yah di atas? saya malah curiga selera humor saya semakin aneh. huhuhuhu

    “What if God was one of us?
    Just a slob like one of us
    Just a stranger on the bus
    Trying to make hisway home”
                   *Joan Osborne

  2. whatever!! males are a bunch of chauvanist pigs with heads that are bigger that the size of their penis’ right??!!! hahaha… (no offense guys… i still love you… :D) mmuuuaaachh…!!!

  3. kalimat itu nemu di mana? ^^ kalo emang itu salah satu contoh kalimat di pelajaran bahasa Inggris doang ya sutralah atuh neng.. mungkin penulis kalimatnya males nambahin kata : “or her” di depan kata “his”. atau mungkin mengganti kata “his” itu dengan “their”. jadinya : “It is imperative that graduate students maintain a grade point average OF β€œB” in their major field.” beres toh?

    faktanya, belum pernah ada di kamus besar bahasa Inggris (emang ada ya kamus besar bahasa Inggris??), kata ganti orang ketiga yang tidak menspesifikasikan gender dari orang itu. yang ada cuma his atau her. bedanya kalo di bahasa Indonesia kata ganti orang ketiga-nya ngga menspesifikasikan gender tertentu. “dia”. bisa dipake buat laki2 dan perempuan kan?

    kalo soal : Tuhan disebut Him, nah itu gw ngga setuju tuh kalo digituin. kalo emang Tuhan itu maha esa, harusnya ngga disamain sama makhluk lain dong. misalnya ada kata2 “makhluk ciptaan Tuhan” ya jangan ditulis “His creation”. tulis aja “GOD’s creation” susah amat sih..?

    menjawab pertanyaan ini : “Padahal bukannya disebutkan bahwa Allah SWT bukan laki2 maupun perempuan ya?” jangankan laki2 atau perempuan. Allah ya Allah, Allah itu bukan manusia, jadi ngga usah repot2 mikir Allah itu laki2 atau perempuan, soalnya udah pasti bukan dua2nya.

    kesimpulannya? yaa.. tanyalah sama orang yg nulis kalimat itu, kenapa pake “his” atau “him” bukan “her” atau sekalian “their”. =D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s