fenomena “CHintHa Laura”

Semalam saya nonton Quickie Express sama teman2.. Film itu memang gila banget! Cukup menghibur sih, berhubung saya termasuk orang yang seringkali apatis dengan film Indonesia (karena sering merasa dikecewakan dan dikhianati). Ternyata film itu berhasil membuat saya terbahak-bahak dan membahas dengan seru setelah menontonnya (dua dari sekian banyak kriteria film “lumayan bagus” untuk saya).

Di pertengahan awal film, ketika saya sedang bertanya2 sebenarnya setting film ini di tahun berapa (karena banyak mobil keluaran tahun 2000-an wira-wiri) dan mengapa hair extension Tora terlihat begitu janggal dan menggelikan, tiba-tiba ada adegan yang berhasil membangkitkan mood nonton saya… yaitu adegan dimana ada komputer yang berbicara dengan logat suara yang kebule-bulean dan amat sangat mengganggu! Kenapa terasa familiar ya aksen2 “english” itu? Kok terdengar seperti artis cilik yang gaya bicaranya saat ini sedang “trend” dimana-mana: Cinta Laura?

Karena termasuk orang yang terlalu malas untuk nonton TV, awalnya saya tidak tahu apa-apa ketika teman-teman saya membahas “artis sinetron baru yang masih kecil tapi gayanya selangit mana logatnya ngeselin banget” itu. Malah saya bingung mendengar namanya, “Itu judul sinetron ya?” tanya saya dengan bodohnya. Tapi sekarang, tanya siapa saja tentang Cinta Laura, pasti akan ditanggapi dengan semangat:

Ih, artis sok bule yang banyak ngomong itu ya?”

atau..

Enggak banget deh tu anak, masih kecil aja sotoynya minta ampun!

(kutipan dari berbagai sumber -red)

Saya sendiri agak terusik juga sih ketika satu kali mendengar caranya bicara dan “muatan” omongannya: “SHaya kHan tHidak mHau menetHap di IndHoneisYa, tHat’s wHy baHasa IndoneisYa tidHak pentHing untHuk sHaya…”

kesel dong dengernya, kalo ga suka bahasa Indonesia dan ga mau menghargai bahasa Indonesia, mbok ya jangan maen pilm di Indonesia toh?

Tapi lama-lama saya jadi geli sendiri melihat fenomena ini. Semua orang dengan emosi membara membicarakan gadis yang masih sangat belia ini. Bahkan hampir semua orang ingat akan kata-katanya dan bisa mengutipnya dengan gaya dan logat yang sama persis.

Inikah yang dinamakan garis tipis antara benci dan cinta?

Lalu saya ingat-ingat, seperti apa saya di usia 14-15 tahun dulu. Mana ada sih yang hafal ucapan saya dan dapat dengan persis menirukannya? Tapi artis cilik ini, bisa menciptakan suatu kehebohan nasional — meski bukan dalam arti yang (terlalu) positif– di usianya yang masih begitu muda! Hebat sekali ya dia!

Sayang, “kekuasaan”nya untuk mempengaruhi dunia itu tidak (atau belum?) dimanfaatkan dengan baik. Mungkin karena faktor usia yang terbilang masih sangat muda, atau mungkin faktor lainnya yang saya kurang mengerti, jadilah kutipan kata2nya yang diingat oleh masyarakat sering terkesan angkuh dan merendahkan negaranya sendiri.

Semoga Dik CHintHa LauRa bisa terus belajar, supaya yang beredar di masyarakat bukan cuma quote2 menyebalkan yang dibarengi logat bule yang terdengar sangat annoying, tapi quote2 bermanfaat yang diingat orang karena diucapkan dalam logat yang sangat khas dan melekat di hati semua πŸ˜€ (tapi kalo emang ga bisa/ga mau mungkin lebih baik menghilang aja secepatnya & selamanya kali ya..)

23 thoughts on “fenomena “CHintHa Laura”

  1. mmg rada ngeselin ya dgrin loghatnya .. apalagi yg diomongin itu sll nga penting (of course sll tentang dirinya ndiri) “i’m only 14, saya mahu bhebhas, saya mahu have fun” -MUTE TV-

  2. alahh.. penting ya ngebahas Cinta laura?! udah jelas dia artis cilik paling ga penting se-indonesia selain Sheila Marcia yg umurnay masih belasan tahun TAPI dandanannya udah kaya tante girang yg makan PIZZA di QUICKIE EXPRESS.. apalg waktu diwawancara pacaran sm Roger Danuarta! amit2 annoyingnya.. jadiiiii mereka berdua emg ga penting!!!!!!!!! cenderung pengen nampar kalo ngeliat mereka huahahahh

  3. “Shaya shuka shekalii sama Baeli…kerna papa shaya GM di hotel shana…”

    “Shaya tau tidak semua orang sheberungtyung shaya, tidak semua orang bisha punya mobil tigha dan rumah-rumah baghus seperti shaya…”

    Kinda makes me think… nih anak emang manja dan sombong ato emang polos nggak berotak? hahaha….

  4. shaya shendirwi kuwrang shuka nonton shitnetron kawrena thidak baik unthuk perkembangan othak dan menthal…

    siapa sih chintha laura?

    cK: itu lho, artis yang ngomonge kayak bule.

    jawaban diatas adalah pendapat jujur tentang chinta laura… :mrgreen:

  5. @mel, nanda, & nane: tapi mungkin dia menganut ajaran “BAD PUBLICITY IS STILL PUBLICITY”.. dan mungkin dia justru bangga karna smua org ramai membenci & mencaci? Wallahualam.

    @Syafriadi: wah..benarkah dia mantan anda? dulu waktu pacaran ngmgnya pake bahasa apa ya? hihi

    @cK: setuju! sinetron = pembodohan bangsa! πŸ˜€

    @regsa: wah mas, jangan tanya saya..coba aja tongkrongin infotainment, katanya sih sering bgt diwawancara :p

    @marsitol: walah, penghargaan gituan emg ga bisa dipercaya kali ya

  6. anak setan itu tho? :mrgreen:
    memang ngomongnya sedikit kampret. untung aja dia nggak pernah ada di depan saya secara langsung. seandainya iya, pasti sudah saya lumat tampar bibirnya! πŸ˜›

  7. @GRaK: iyah, tp knp ibunya ga ngasitau anaknya ya, bahwa “mulutmu adalah serigalamu”?

    @Shelling Ford: wakakaka…saya curiga yg tertulis pertama itulah yg sebenarnya akan anda lakukan >D

  8. bas gi baca hal ini barusan aja baru juga paragrapf pertama temen bilang dia baru nonton film ini barusan.
    saya usir dia karna sudah mulai ada tanda2 mau ngebocorin ceritanya. dan saya tunda dulu baca postingan ini nanti setelah saya udah liat filmnya huhuhuhu

  9. wah2, pada antipati ama Chinta Lhaura ya hohoho, my opinion kalo penampilannya, ga usah ditanya, cakep abiss…aktingnya boleh juga, lumayanlah untuk anak seumuran dia…hehe, otaknya, wah belum tau tuh, kalo bodo,ya sama aja boong, yang terakhir, behaviour, yah gayanya memang agak sombong kalo diliat di tv, masih harus banyak belajar, about life lah hehe

  10. Hihihi..

    Sekedar sharing fenomena Cinta Laura, this is taken from my posting about her:

    … Kalau kamu terus bichuara seperti ini shuaya jadi ingat film si Puithunk. Orang Belanduanya chumua bisha bhuilang β€œVerdomeh” (shuaya sendhuiri kurang yakhuin apakuah spellingnya benuar).

    Chuinta oh Chuinta…. shuaya pikhuir kamu lebih menarik kalau ghuaya bichuaranya seperti di sinethruon shuajha.

  11. saya juga gak suka ma Chuinta Lawra…
    sekarang sering disindir-sindir di berbagai acara TV baik infotainment, xtravaganza, sampe ceriwis hihi…

  12. iya tuh dari presenter gosip yang notabenya artis juga udah seriiiiiing banget nyindir Chuiinta Laura!!
    kok dia nggak sadar2 yaa??

    inget dia pernah bilang
    “saya itu anak Internasional, soalnya saya pernah tinggal di jerman, dubai, bla bla bla..jadi kewarganegaraan saya internasional”

    sumpah deeh.. baru tau gw ada kewarganegaraan international!!

  13. Adwhuh… Kenapha andha semua membicharwakhan shyaya… Shaya khan engga thau bicharwa bahasa Indoneshia. Shaya barwu 8 tchahun di tjcakarwcha… (OH MY GOD) makanya shaya tchidak bisha bahasha Indoneshia yang benerw.. Well, that’s b’coz my dad is orwang Jerman.

    Eh, waktchu thcahun barwu di hali, shaya tchidak syuka, karwna HUTJCHAN, BWETCHEK and NGGA ADA OWDJECK… Hakhakahakahakhak…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s