69: Berkubang Liang, oleh Henny Purnama Sari

4289.jpgPerempuan mustahil bisa memerkosa lelaki!

Dari judulnya saja sudah jelas ini novel 18+. Novel ini banyak mendeskripsikan aktivitas seksual secara gamblang dari sudut pandang wanita. Ide-ide feminisme yang dituangkan diimbangi dengan nilai-nilai promiscuity yang dianut seorang wanita, sehingga membuat kita melihat dari dua sisi yang berbeda, tidak monoton satu pihak saja.
Overall, cerita yang disampaikan buku ini keren banget. Salut deh sama Henny Purnama Sari sebagai wanita yang telah melakukan gebrakan di dunia sastra Indonesia.

______________________________________________________________

Perkosa adalah paksa. Dan paksa berkait dengan ketidakinginan, ketidaknyamanan, ketidaknikmatan sang objek yang dipaksa. Dan paksa menyodorkan apa yang tidak diinginkan, tidak dinyamani, tidak dinikmati. Dan paksa adalah pengharusan bagi orang lain yang tidak ingin diharuskan. Paksa, sebuah agresi. Mengapa selalu oleh laki-laki?

Dapatkah perempuan melakukan agresi macam itu? Bagaimana sebetulnya gambaran kejadian perempuan yang melakukan agresi terhadap laki-laki? Perempuan subjek, laki-laki objek. Perempuan memaksa, laki-laki dipaksa. Perempuan ingin, laki-laki tidak ingin. Jika kebanyakan laki-laki menyatakan senang apabila ada perempuan ingin memerkosanya, bahkan menganggap itu sebagai berkah, kenikmatan luar biasa, seperti mendapatkan ulam di saat mengharapkan pucuk, bukankah ini pelanggaran terhadap premis utama tentang paksa, yakni menyodorkan apa yang tidak diinginkan, tidak disenangi, tidak dinikmati?

Malangnya perempuan yang harus membangkitkan tiang tertidur dulu sebelum bisa bermain-main dengan tiang itu.

Beruntungnya lelaki yang tidak pernah disyaratkan membuat liang terlebih dulu untuk menempatkan tiangnya, penisnya. Sebab liang hadir setiap saat. Liang adalah makhluk konsisten, selamanya mengandung ruang. Selamanya lubang. Tak peduli dirangsang atau tidak. Cairan lubrikasi yang memudahkan penetrasi-lah yang membedakan ada tidaknya rangsangan. Namun, mudah-tidaknya penetrasi, vagina tetap menyimpang potensi untuk diterobos. Dipenetrasi paksa.

Kendati lubrikasi pada vagina (bersamaan ereksi klitoris dan labia) adalah reaksi yang sewaktu dan sejenis dengan ereksi (yang juga memproduksi cairan lubrikasi) pada penis, namun keduanya ternyata tidak sejajar dalam fungsi. Ereksi penis adalah syarat wajib bagi penetrasi, sedang lubrikasi vagina tidak.

Ketidakharusan proses perangsangan untuk — secara teknis — memasukkan tiang ke liang, lingga ke yoni, penis ke vagina ini, adalah cikal-bakal terciptanya pemaksaan berhubungan seksual. Perkosaan kelamin.

Bulan merinding saat makin mendalami kejadian bayangan itu. Perempuan mustahil bisa memerkosa lelaki!

8 thoughts on “69: Berkubang Liang, oleh Henny Purnama Sari

  1. Love this book also!!
    tapi dengan membaca buku ini kedengkian gw terhadap kaum adam semakin bertambah…
    whoooaaa!! am i becoming another feminist??!! hahahaha…

  2. gw pernah baca…
    1. the word “feminism” itself brings a hint of fear in every woman
    2. feminism. Making people unhappy since 1975.

    hmmmm………
    mari kita pikirkan bersama-sama… =__=;;
    apakah feminism begitu buruknya??

  3. Main Entry:feminism
    Pronunciation:*fe-m*-*ni-z*m
    Function:noun
    Date:1895

    1 : the theory of the political, economic, and social equality of the sexes
    2 : organized activity on behalf of women’s rights and interests
    –feminist \-nist\ noun or adjective
    –feministic \*fe-m*-*nis-tik\ adjective

    (source: Merriam-Webster’s Collegiate Dictionary)

    jadi gw sih menitikberatkan artinya sebagai pembelaan HAK dan KEPENTINGAN wanita.. makna feminisme buat gw lebih luas daripada sekedar “pemberontakan” atau “frigidisme” (is that even a word?) yang kesannya jadi negatif, tapi lebih ke pemikiran-pemikiran yang berkaitan dengan kesetaraan gender itu sendiri dan kesadaran akan apa sih sebenarnya hak seorang wanita dan bagaimana caranya memenuhi kepentingan kita..and i don’t think that’s wrong… or is it?

  4. agak menyedihkan kerna buku itu tidak terdapat di toko buku Malaysia. 😦

    p/s: nane, kurangkan dong kedengkian kepada kaum adam!
    hahahaaha:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s