Filosofi Kuaci*

kkk3.jpg
Menikmati dirimu
Sungguh tak bisa berhenti aku
Manis kurasa, meski tiada berguna
Tapi tetap tak dapat berhenti aku

Sampai akhirnya,
tinggal pedih yang terasa

Jenuh akan rasamu
Lelah akan permainanmu

Aku pun bertanya-tanya,
Inikah makna dirimu?

Ringan,
Tak berisi,
Sia-sia,
Dan hanya membuang-buang waktu?

*tidak ada hubungannya dengan Filosofi Kopi by Dewi Lestari

21 thoughts on “Filosofi Kuaci*

  1. agak tertarik untuk membaca..
    picture itu seperti satu sentimental value bagi kamu..
    oh ya, lihat ini saya gabungkan..

    “Menikmati dirimu
    Sungguh tak bisa berhenti aku”

    “Sampai akhirnya,
    Tinggal pedih,
    Ringan,
    Tak berisi,
    Sia-sia,
    Buang waktu,
    Jenuh lelah,
    Inikah makna dirimu?”

    satu soalan buat kamu..
    -adakah kuaci itu simboliknya seorang lelaki buat kamu?-
    -kuaci ini, walaupun dari bunga matahari mungkin tidak selalu cerah, kadang-kala kelam itu timbul-

  2. Ringan,
    Tak berisi,
    Sia-sia,
    Dan hanya membuang-buang waktu?

    menurut gw hal itu seharusnya menjadi pernyataan, bukan pertanyaan…
    hahahaha….

    udah ga usah makan kuaci.. emang sih kaya bikin kecanduan gitu tapi ga akan pernah bisa memuaskan hasrat kita yang sesungguhnya.
    mending makan apel.

    u know what they say…
    “an apple a day keeps the doctor away”?

    sehat. bikin kenyang. bergizi.
    setidak2nya menguntungkan bagi masa depan kita.

  3. U know,that question mark was deliberately put there, krn sulit bg gw utk percaya, bisa ada manusia yg sebegitu rendah, ga bermakna, & ga ada manfaatnya.. Atau mgkn there’s still a part of me that refuses to accept that fact dan berharap msh ada sisi manusia pd dirinya..? (lagi2 tanda tanya)

  4. huahaha … lagi-lagi gw ngikik ma komen aki lo … pis ki V(^o^

    “kuaci itu ringan tapi isinya enak …”, itu kata si aki …
    “aku suka loh ama kuaci”, aki pun menambahkan …
    bahkan akipun mampu membuang seluruh SAMPAH kuaci ke dalam tempat yang selayaknya …
    lalu kini, “apakah semua orang mampu membuang sampah kuaci di ‘tong sampah’ layaknya si aki …?”… entah dengan alasan denotasi semisal global warming atau dengan alasan konotasi semisal bentukan penempatan diri terhadap seorang “KUACI” …
    hehe … pusing pasti!!!

  5. kuaci tanpa isi.
    kuaci dengan isi.
    semua itu pertanyaan disebalik pernyataan.
    cuba lihat hadapan dan belakang.
    itu KENYATAAN.

  6. @ipul: PUL, LO GILA YA? ATO SARAP?

    @saiful: duh saya jadi bingung sendiri… yang jelas berisi atau tidak, tetap saja apa sih gunanya makan kuaci?!! saya benci kuaci! hidup anti-kuaci! >p

  7. KATA-KATA SAIFUL.
    “kuaci tanpa isi.
    kuaci dengan isi.
    semua itu pertanyaan disebalik pernyataan.
    cuba lihat hadapan dan belakang.
    itu KENYATAAN.”

    KATA-KATA VINT.
    “@ipul: PUL, LO GILA YA? ATO SARAP?

    @saiful: duh saya jadi bingung sendiri… yang jelas berisi atau tidak, tetap saja apa sih gunanya makan kuaci?!! saya benci kuaci! hidup anti-kuaci! >p”

    KATA-KATA NANE
    “hmmm… ipul itu emang sinting yaah… >____<.
    lallalalalalalalla…

  8. Vint.
    saiful tidak gila atau sarap.
    hanya ingin memeningkan diri sendiri saja.

    “no heart feeling yargh..”
    “peace” >__<

  9. Kadang kala kuaci itu enak sangat.
    hahahaahahaha..
    jadi jangan benci kuaci..
    rasai kelazatannya..
    daaaaaaaaaa…

  10. saiful… yang kami maksudkan dengan “IPUL” itu adalah teman kami yang bernama 2mine di atas, jadi semua ini tidak bertujuan untuk menyerang atau menjatuhkan pendapat siapa-siapa., murni kesalahpahaman belaka.

    dan kepada oknum yang bernama IPUL/SAIFUDIN/2MINE, please be a man and come back here and APOLOGIZE for creating this mess.

    PS @saiful (NOT ipul): tentu saja saya menyukainya,tp sudah cukup saya disakiti olehnya.. Enough is enough and it’s time for me to quit enjoying the pain :]

  11. Ipul dan Saiful. namanya lebih kurang sama.
    Maaf ya atas salah faham.
    Have a nice day.
    Sesungguhnya manusia itu sering tersilap.
    Dan pengajarannya.
    Perbaiki..

  12. Kebahagiaan itu milik kamu Vint.
    Ia pasti hadir.
    Kebahagiaan itu juga ada macam cara.
    Ada macam gaya.
    Dan salah satu darinya.
    Kebahagiaan itu adalah kamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s