January 6, 2008...6:32 pm

Dasar Padang Lo!

Jump to Comments

Sudah bukan rahasia lagi kalau ada stereotipe2 setiap etnis di Indonesia. Orang Batak beginilah, orang Sunda begitulah, orang Jawa anulah, orang Manado itulah, dan lain sebagainya.

Namun salah satu yang paling sering dikumandangkan (sampai2 mensugesti tidak hanya pendengarnya, namun juga orang2 yang di”fitnah”) adalah cap bahwa orang Padang itu pelit!

Saya pun sempat dituding2 sebagai orang yang pelit oleh teman2 saya. Yang menyebalkan, saat saya sedang berkecukupan dan dermawan mereka tak pernah berkomentar, “Oh, orang Padang itu dermawan ya..”

Tapi di saat saya sedang perlu menahan diri dan menabung demi masa depan dengan lantang mereka akan teriak2, “DASAR.. PADANG BANGET SIH LO!”

Gadis manis yang tidak suka keributan ini pun akhirnya tak dapat tinggal diam dituduh2 seperti itu. Suatu ketika ia pun menyahut, “Curang ya, kalo gue pelit lu bisa bilang “Dasar Padang lo!”, tapi kalo lo yang pelit gue ga bisa bilang, “Dasar Jawa lo!””

Teman yang terkadang pelitnya melebihi kepelitan keluarga Padang 7 turunan itu pun bungkam dan tak lagi melakukan aksi penudingan itu. And fortunately the friendship remains :D

Kadang saya mikir juga sih, apa benar perbuatan sehari2 saya mencerminkan kepelitan?

1. Anti meninggalkan alat elektronik tetap menyala, dalam kondisi standby, atau sekedar tercolok kabelnya. Teman saya (& keluarganya) yang seluruh peralatan elektroniknya selalu standby 24/7/365 (24 jam, 7 hari, SETAHUN PENUH) pun saya maki2 dan kuliahi (agak sia2 sih, tapi ku akan tetap memakinya hingga akhir hayatku..)

2. Selalu meminimalisir penggunaan kertas, apalagi saat skripsi kemarin. Dengan sabar dan tegar saya memulung printout draft2 yang masih mulus dan layak dipakai untuk skripsi final.

3. Print hal2 tidak terlalu penting cukup menggunakan kertas bekas, atau kalau tidak memungkinkan, pakai kertas tipis yang beratnya 70 gram, dan HARUS BOLAK-BALIK.

4. Selalu menghindari penggunaan AC di saat2 tak perlu. Dan jika panas Jakarta mulai membakar jiwa, sebisa mungkin suhu AC disetel di atas 24 derajat celcius.

Orang2 boleh mencap saya sebagai orang pelit. Tapi Al Gore pasti bangga sekali kalau tahu kepelitan2 saya.

Dan jika seluruh penduduk dunia pelit seperti orang Padang, mungkin Global Warming dapat sedikit diatasi, banjir dan perubahan iklim tak terkendali dapat dicegah, laju kepunahan penguin & beruang kutub dapat ditekan, dan bumi ini dapat bertahan sedikit lebih lama.

30 Comments

  • hahaha… kalau orang padangnya model kamu mah saya dukung, soalnya membantu menyelamatkan lingkungan.

    Tapi memang benar sih, banyak diantara kita yang boros, selalu beranggapan nanti juga ada lagi (apalagi kalau soal air). Padahal itu pemikiran yang sembrono.

  • huhuhuu
    dasar padang.
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .horeeeee

    …..puff……

  • hwakakakaaak… dasar padang lo!!
    tp memng bgt lah diskriminasi etnisitas di Indonesia.. bukan rahasia lg kan…
    tp setidaknya etnis lo jelas kaaan… kan asik tuh punya adat istiadah yg kerap melekat di darah lo.. hahaha…
    btw, kalo yg perjodohan padang itu gimana tuh?? lo udh kena belom?? hahaha….

  • hohohoho.. harusnya ada genosida yah? Yang boleh bertahan di dunia cuma orang Padang. Pasti aman tentram deh. Hik hik hik

  • -Cie Duo Tigo- Hehehe… :D
    Indonesia memang kaya dan beragam.

    Di Kampusku juga banyak banget orang Padang-nya loh !!! Dan kalo udah ketemu mahasiswa sesama Padang sepertinya akan timbul “getaran2″ dan langsung saja mereka berbincang dengan bahasa mereka yang tak kumengerti (nya muhun, da simkuring teh asli Sunda). Tapi sikap pelit sih gak ada hubungannya ama Padang deh, ada temenku dari Padang malah tajir banget orangnya.

    Ngomongin Al-Gore…. Hati2 jangan terlalu percaya akan karisma dia. Saat ini sedang ramai dibahas tentang kabohongan teori global warming (Global Warming is HOAX). Kalau tak ada aral merintang saya akan mengangkat tema ini beberapa hari lagi (tapi gak janji juga sih,,, abis susah banget). Yang jelas, saya kutip dari seorang profesor Lingkungan terkenal (namanya Lupa) :

    “Isu Global Warming adalah sebuah penelitian yang besar sedangkan benar atau salahnya itu tidaklah penting sebab akan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dan lingkungan.”

    Dapatkah anda menangkap suatu kesalahan dari Quote di atas ??

  • hah? duh2..mana mungkin itu hoax kalo udah banyak bukti nyata? lagian global warming atau global cooling, either way bumi ini sedang mengalami perubahan & eksistensi kita di ambang kepunahan kaan?

  • Mangkanya tungguin tulisan saya…. :mrgreen:

    coba buka deh http://www.theglobalwarminghoax.com
    Kita tak bisa menyalahkan pendapat2 seperti itu, sebab mereka pun memiliki bukti ilmiah yang kuat. Dan kalau sudah ngomong ilmiah, bukan keyakinan dan perasaan lagi yang bermain. Tapi full realita dan logika.

    Intinya, situs2 seperti itu tidak menyalahkan tujuan dari isu global warming, tapi mereka concern akan kebohongan2 yang diungkapkan oleh Al-Gore dkk. diantaranya yang menyatakan bahwa es di Puncak2 gunung mencair akibat global warming. Padahal menurut mereka ini adalah fenomena yang normal. Mereka menganggap adanya konspirasi dibalik isu ini demi kepentingan kapitalis.

    Saran saya, kalau kita menemukan suatu pendapat yang lalu kita yakini itu benar maka carilah pendapat yang menentangnya. Ini akan melatih kita berpikir kritis dan berpendirian kuat.

  • Maaf OOT ya….

    *kabuur*

  • Ha.. ha
    Streotip itu warisan Belanda, agar Devide et Impera berjalan lancar. Sama juga dg Hollywood yg klo Arab=Teroris, Itali=Mafia, Negro=Narkoba, China/Jepang/Korea = Pengacau….dst
    Tapi, ambo bangga sebagai Urang Awak - Urang Padang, Sebab kata Orang Jawa Padhang iku “ora GELAP” - alias Terang Terus dan Terus Terang!
    :lol:

  • kecuali no 1, saya juga spt itu
    tapi saya bukan orang padang :D

  • sial, ada temen saya orang padang, sifatnya kebalikannya tulisan di atas…

  • Padang atau bukan bisa saja bersifat seperti itu, tapi banggalah dengan orang Padang yang berhasil memecahkan rekor dengan rumah makannya, bayangkan sluruh pelosok dunia ada RM Padang bahkan kalau bulan berpenghuni dipastikan bakal ada RM padang, iyo ndak Nie?

  • ah rasis lagi yah?
    tapi cara2 berhemat anda saya rasa tidak bisa dibilang pelit.
    paling yang teman2 hanya bercanda kali… :)

  • saya juga orang padang dan entah kenapa cap tersebut sudah menempel. ada teman-teman saya yang bukan padang, pelitnya melebihi saya. tapi mereka tidak kena cap pelit. duh…stereotype! susah untuk menghilangkan hal ini. :(

  • siapa bilang orang padang pelit ? sobat karibku, namanya uyun– pelesetan dari buyung, rela jual celana biar kami bisa makan siang di sore hari…

    daftarmu itu masuk kategori IRIT, bukan pelit

    orang Indonesia memang super boros, makanya kita sekarang menjadi bangsa pengimpor BBM. Tapi masih nggak malu jadi anggota OPEC…

    tulisan yang terus terang seperti ini bisa menghapus sedikit demi sedikit stereotype itu. dan keberanian bicara terbuka macam inilah, bukan penambahan rayon militer, yang akan menjaga keutuhan negara dan bangsa Indonesia. BRAVO sista.

  • saya malah ndak pernah pake ac lho. di rumah, di kampus, dan di kantor ga ada acnya. ada juga pake ac kalo lagi kebetulan mampir ke warnet. tapi itu juga jarang ta’manfaatin gara2 lebih sering milih nongkrong di smooking room yg notabene tanpa ac, hohohoho

  • hadi arr, di jepang katanya belum ada rm padang tu

  • wah kenapa nih…
    padang bengkok…
    hhihiihi…..
    lempar aja pake jam gadang…

  • yes! bersatulah Indonesiaku! & LET’S SAVE MOTHER EARTH! :mrgreen:

  • Jadi bisa dibilang Al Gore itu lebih padang dari orang padang ya :-D

  • loh baru tahu saya kalo orang Padang itu pelit, padahal setahu saya mereka paling suka bagi-bagi masakan. Katanya orang Padang itu orang yang ulet bekerja dan tahan banting liat bagai karet jadi biar ditekan gak bakal patah.

    Gadis manis yang tidak suka keributan ini pun akhirnya tak dapat tinggal diam dituduh2 seperti itu. Suatu ketika ia pun menyahut, “Curang ya, kalo gue pelit lu bisa bilang “Dasar Padang lo!”, tapi kalo lo yang pelit gue ga bisa bilang, “Dasar Jawa lo!””

    saya jadi yakin kalo orang Padang memang semakin bagai karet yang ditekan tengahnya nyembul ke pinggir dan seterusnya yang menunjukkan mereka selalu bisa survive. menurut saya hal-hal yang disebutin di atas bukan pelit cuman kurang boros aja hehehe

  • hnng, orang padang emang pelit ya? baru tahu. :P

  • @prasso: jangan2 dia sebenernya ada keturunan padang ya?

    @kecaplok_akismet: kenapa kecaplok mas? hehe, mungkin emang ga smua ya, namanya juga generalisasi (yang lama2 diyakini sebagai fakta). btw ah bisa aja, doain ya saya bisa senantiasa survive di dunia yang ganas ini hehe

    @calvin: hehehe..gosipnya sih begitu yah,,

  • *saya orang padang lho..
    siapa yang bilang? siapa yang bilang?
    siapa????
    :twisted:

  • hihihi…tanpa bermaksud untuk rasis…
    tapiiii….
    padang itu kata sifat :p

  • trima loh hakikatnya orang Padang terkenal di mana2…

  • kebetulan nih lagi nyari artikel tentang sifat2 dasar orang padang, hehe….
    tentang kejadian itu memang sangat disesalkan, tapi kebiasaan kamu yang hemat itu keren banget sumpah.
    saya sempet sebulan di Padang, ya sama aja yang pelit ada yang baik banget juga ada, kayak sunda lah terkenal karena kemalasannya, tapi banyak juga yang rajin banget. Hanya mugkin persepsi yang udah kebangun saat ini kayak gitu. Maafin teman2 kamu aja lah…hehe….. (sambil dikepret tentunya! hehehehe….kidding!) eh, sesekali liat blog saya ya.

  • kenapa padang yang kadi imbas nya ya??? kan banyak kota lain di sumatrera barat, lagian yang pelit ga hanya etnik padang, etnik lain juga kok, cuma orang padang banyak yang berdagang aja jadi sering disimpulkan demikian

    http://sutanmudo.co.cc

  • *sultanmudo a.k.a catra

    benar, byk lg kota ln tp nggak sehangat etnik urang awak. dima2 e ada urang awak. br2 ini rkn kami visit jakarta, terus jatuh cinta pd nasi padang. lihat loh… betapa popularnya urang awak.
    kamu jg pakai namo ’sultan mudo’ gelaran urang minang.

  • Hmm… Kalau dibilangin ‘dasar Padang lo’, aku mah ga kesinggung, soalnya bukan orang Padang, tapi orang Minang (Minang itu ga hanya Padang toh), hehe…

Leave a Reply